Bagaimanakah Wanita Cantik Menurut Islam?

Iklan

Iklan tengah

Bagaimanakah Wanita Cantik Menurut Islam?

Wanita selalu identik menggunakan kecantikan, bukan hanya dicermati dari rupa dan kemolekan tubuh, tetapi kecantikan hakiki adalah lebih kepada tabiat atau tingkah laku seseorang wanita. Lalu bagaimanakah islam mengajarkan tentang kecantikan perempuan ? Berikut penjelasannya:

Menurut Ensiklopedi yang diterbitkan oleh Dewan Bahasa Arab, Kecantikan pada artikan menjadi keanggunan, keelokan & kelemahlembutan. Kecantikan yang kasad mata dimaknai menjadi suatu hal yg latif mempesona sebagai akibatnya seorang tadi menjadi disukai & dicintai. Dan Allah sangat mencintai estetika, misalnya yg tertuang pada hadist ini:

?Sesungguhnya Allah itu indah & sangat mencintai estetika, Allah itu murah hati & menyukai kemurahan hati, juga menyukai yg berbudi luhur dan membenci yang berakhlak rendah.?(HR.Bukhori)

Wanita cantik menurut Islam
Bagaimanakah Wanita Cantik Menurut Islam?

Dalam pandangan Islam, wanita cantik yaitu wanita yang senantiasa menjaga kehormatannya, yang memiliki sikap malu, selalu rendah hati, tidak sombong, tidak suka pamer dan selalu menundukkan pandangannya, serta lebih memilih berada di rumah daripada di luar.

Allah SWT berfirman pada QS. An-Nuur: 31"Katakanlah pada perempuan yang beriman: "Hendaklah mereka menahan (menundukkan) pandangannya..."

Nabi Shallallahu?Alaihi wa Sallam, bersabda :

?Sesungguhnya wanita adalah aurat. Sehingga pada saat ia keluar rumah, beliau akan disambut oleh syaiton. Dan keadaan yg bisa lebih mendekatkan dirinya menggunakan Rabbnya merupakan dalam ketika ia berada di rumahnya.? (HR. Ibnu Khuzaimah; Shahih)

Wanita cantik jua selalu bijaksana dalam mengatasi kasus, pandai mencermati segala kemungkinan yg akan terjadi dan cerdas dalam menanggapi tantangan serta selalu sabar dan tawakkal atas segala cobaan atau musibah yg menimpa.

Dalam Hadits Rasulullah bersabda: ?Sesungguhnya ALLAH nir melihat kepada bentuk fisik, rupa & harta kalian,tapi dia melihat hati & amal perbuatan kalian.? (HR.Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah)

Sabda Rasulullah SAW : ?Sesungguhnya global itu merupakan perhiasan & sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.? (HR. Muslim)

Dan bahkan dalam sebuah hadist menggabarkan bahwa wanita manis itu lebih primer dibandingkan dengan bidadari.

Ummu Salamah radhiyallahu 'anha bertanya: Wahai Rasulullah, manakah yang lebih primer, perempuan global ataukah bidadari yang bermata jeli?"

Baginda Rasulullah SAW menjawab, "Wanita-wanita dunia itu lebih utama daripada bidadari-bidadari yang bermata jeli, sebagaimana kelebihan apa yg tampak dibanding apa yg nir tampak."

Kemudian ummu Salamah ra bertanya lagi, "Karna apa wanita global lebih primer dibanding mereka tadi?"

Rasulullah menjawab, "Lantaran shalat mereka, puasa dan ibadah lain mereka kepada Allah. Dengan begitu Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka merupakan kain sutra, kulitnya putih higienis, juga pakaiannya berwarna hijau, menggunakan perhiasan yang kekuning-kuningan, sanggulnya adalah mutiara dan sisirnya terbuat dari emas. Sehingga mereka mengatakan, 'Kami hidup tak pernah mati & nir akan tewas, kami juga lemah lembut & nir dursila sama sekali, kami selalu mendampingi & tidak beranjak sama sekali, kami ridha dan nir pernah menggerutu sama sekali. Berbahagialah orang yg memiliki kami & begitupun kami memilikinya?." (HR. Ath Thabrani)

Begitulah Islam menilai kecantikan seorang wanita, subhanallah.... Jadi wanita cantik dalam Al Qur?An dan Islam bukanlah perempuan yg memiliki kecantikan fisik & wajah saja akan tetapi lebih pada akhlak, sifat, watak & kebaikan hati, itulah inti wanita manis sesungguhnya. Wanita nir perlu merasa tidak manis lantaran sesungguhnya setiap wanita itu terlahir cantik dan latif. Kecantikan akhlak dan budipekerti itu tidak pudar dimakan usia, beliau akan kekal selamanya.

Semoga artikel yang bertajuk Bagaimanakah Wanita Cantik Menurut Islam? ini dapat memberi faedah bagi smuanya :)

http://cintai-wanita.Blogspot.Com/

Belum ada Komentar untuk "Bagaimanakah Wanita Cantik Menurut Islam?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel